Larangan Bermain Pkv Games Menurut Ajaran Agama Buddha

Pkv games adalah salah satu game perjudian yang bisa dimainkan secara online sehingga makin mempermudah para pejudi untuk melancarkan kegiatan terlarang ini. Perjudian dari sisi manapun, sisi agama, sisi aturan pemerintah, sisi sosial, dan lainnya pun pasti terpandang salah. Tidak ada alasan yang bisa anda gunakan untuk memainkan judi di saat masih ada hiburan atau mata pencaharian lain.

Dalam agama budha, pkv games atau game perjudian lain juga jelas sekali terlarang serta memiliki alasan atau dampak larangan yang jelas sudah terjadi di lingkup masyarakat kita. Sebagai umat budha, anda perlu mematuhi perintah adi – buddha agar bisa terus mendapatkan rahmat dan karunia – nya. Lagipula, melakukan perjudian pun juga tidak memberikan anda efek positif yang bisa bertahan lama dan tanpa efek samping.

Akibat Bermain Judi

Walaupun dimainkan secara online, pkv games tetap memberikan akibat yang buruk bagi anda dan banyak pemain lainnya tanpa pengecualian. Percayalah bahwa tiada manusia yang dapat mencegah akibat ini untuk terjadi. Ketika seorang pemain judi sudah kecanduan, maka ia akan dengan mudahnya menjual barang apapun itu yang ada di rumahnya tanpa pikir panjang. 

Selain menjual barang untuk mendapatkan duit yang mana hanya digunakan untuk judi, anda sebagai pemain kecanduan pun akan memiliki hutang pada banyak rentenir. Tidak hanya itu, anda dan sekeluarga bisa menjadi bahan perbincangan tetangga, tentu dalam topik yang tidak mengenakkan hati. Bila diri anda sendiri adalah orang yang tidak peduli, mungkin hal ini tidak apa untuk terjadi. Namun keluarga andalah yang akan kasian karena harus menanggung malu.

Bahaya Kecanduan Judi Di Dalam Ajaran Budha

Pkv games yang tergolong dalam perjudian online tetap memiliki efek atau bahaya yang jelas jika anda kecanduan. Enam bahaya ini disebut dengan jūtappamādaṭṭhānānuyogo yang tertera dalam kitab suci sigālovāda sutta. Pertama adalah bahaya yang paling pasti akan terjadi ialah anda akan dibenci (jayaṃ veraṃ pasavati), kedua ialah anda akan menyesal ketika mengalami kekalahan dan ini merupakan hal yang pasti akan terjadi (jino vittamanusocati).

Selanjutnya anda akan menghambur – hamburkan uang kemudian dipandang rendah oleh teman ataupun lawan bermainnya. Apabila permasalahan judi ini terbawa hingga ke pengadilan, maka kata – katanya tidak akan bisa dipercaya. Pemain atau orang yang terlibat perjudian dalam hidupnya juga tidak akan disukai karena mereka dianggap sebagai orang – orang yang menghabiskan harta keluarga.

Kitab Suci Manava Dharmasastra

Larangan berjudi pkv games dan game perjudian lainnya yang ada di dalam kitab suci manava dharmasastra buku ix milik umat budha tercatat pada 8 sloka. Mulai dari sloka 221 hingga hloka 228 dan hampir semuanya merupakan alasan mengapa perjudian seperti ini dilarang. Contohnya pada sloka pada 227 yang mengatakan bahwa judi bisa membawa permusuhan dalam hidup dan juga kejahatan sebagaimana yang tertera pada sloka 228.

Selain itu, pada sloka 226 tercatat bahwa pemain judi disebut sebagai pencuri tersamar dan juga ia akan menganggu ketentraman hidup orang – orang baik. Nah, dari sloka – sloka ini pun sudah terlihat berbagai dampak negatif dari perjudian yang mana memang sepatutnya ditiadakan dari muka bumi. Entah bagaimana caranya permainan semacam ini dapat terbuat dan tuhan telah membuat hukum larangannya lebih dulu.

Kitab Suci Veda

Larangan memainkan pkv games juga terdapat dalam kitab suci veda milik umat agama budha. Di dalam kitab tersebut tuhan yme bersabda bahwa anda sebagai umatnya diperintah untuk tidak bermain judi dan bertanilah serta merasa cukup dengan pertanian yang anda miliki. Sabda ini berarti bahwa anda diperintahkan untuk bekerja daripada berjudi dan juga syukuri apa yang telah engkau dapat dari pekerjaan tersebut.

Hal ini memang sangat benar harus terjadi atau dengan kata lain, anda memang sudah seharusnya melakukan pekerjaan lain yang lebih halal dan direstui dibandingkan memainkan judi yang tiada manfaatnya, hanyalah malapetaka. Apakah dengan begitu anda tidak merasakan banyak waktu berharga yang jadi terbuang ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *